FAEDAH-FAEDAH WAZAN TSULATSI MAZIID 1. LI MUSYARAKAH BAINA ITSNAINI / persekutuan (interaksi) antara dua orang. ضارب زيد عمرا DHAARABA ZAIDUN 'AMRAN "Zaid saling pukul pada 'Amar" (yakni salah-satunya melakukan pekerjaan yg dilakukan oleh yg lainnya, sehingga masing-masih dari kedua orang menjadi subjek dan objek). 2. LI MA'NAA FA'-'ALA "LITTAKTSIIR" /bermakna wazan fa"ala untuk memberbanyak. Contoh: ضاعف الله DHAA'AFALLAAHU "Allah melipat gandakan" (yakni, satu arti dengan DHA'-'AFA "melipatkan") 3. LI MA'NAA AF'ALA "LITTA'DIYAH" /bermakna wazan af'ala untuk memuta'addikan fiil lazim. Contoh: عافاك الله 'AAFAA KA-LLAAHU "semoga Allah menyembuhkan kamu". (yakni, se arti dengan A'FAA KA "menyembuhkan/menyehatkan kamu") 4. LI MA'NAA FA'ALA MUJARROD /bermakna fa'ala (fi'il mujarrad) Contoh: سافر زيد SAAFARA ZAIDUN "zaid bepergian" قاتله الله QOOTALA HU-LLAAHU "semoga Allah membinasakannya" بارك الله فيك BAAROKA-LLAAHU FIIK "semoga Allah memberkahimu". |
Manfaat wazan faa'ala
PR Tashrif An Naziat
Ana mengucapkan jazaahunnallah khairan katsiir untuk seluruh musyrifah 7-2 yang telah bekerja sama membuat kunci jawaban ini.
Ketentuan:
Benar 1 poinnya 30, sehingga yg benar 30 nilainya seratus. Apalagi yang lebih dari 30.
Edisi REVISI - 1
(Mohon dicek ulang)
KUNCI JAWABAN TASHRIF QS. AN NAAZI'AAT
Ayat 1: kata النّٰزِعٰتِ adalah isim fail jamak muannast dari نَزَعَ
Ayat 2:
- kata النَّاشِطٰتِ adalah isim fail jamak muannast dari نَشَطَ
- kata نَشْطَا adalah mashdar dari نَشَطَ
Ayat 3:
- kata السَّابِحٰتِ isim fail jamak muannast dari سَبَحَ
- kata سَبْحًا adalah mashdar dari سَبَحَ
Ayat 4:
- kata السَّابِقٰتِ isim fail jamak muannast dari سَبَقَ
- kata سَبْقًا adalah mashdar dari سَبَقَ
Ayat 5:
- kata المُدَبِّرٰتِ isim fail jamak muannast dari دَبَّرَ
- kata أَمْرًا adalah mashdar dari أَمَرَ
Ayat 6:
- kata تَرْجُفُ adalah fiil mudhari dhamir هِيَ dari رَجَفَ
- kata الرَّاجِفَة adalah isim fail muannats dari رَجَفَ
Ayat 7:
- kata تَتْبَعُ adalah fiil mudhari dhamir هِيَ dari تَبِعَ
- kata الرَّادِفَةُ adalah isim fail muannats dari رَدَفَ
Ayat 9:
- kata خَاشِعَةٌ adalah isim fail mufrad muannats dari خَشَعَ
Ayat 10:
- kata الحَافِرَةِ adalah isim fail mufrad muannats dari حَفَرَ
Ayat 11: kata عِظَامًا adalah mashdar dari عَظُمَ
Ayat 12: kata خَاسِرَةُ adalah isim fail muannats dari خَسِرَ
Ayat 13: -
Ayat 14: kata السَّاهِرَةِ adalah isim fail muannats dari سَهَرَ
Ayat 15: -
Ayat 16: kata المُقَدَّسِ adalah isim maf'ul dari قَدَّسَ
Ayat 17: kata اِذْهَبْ adalah fiil amr dari ذَهَبَ
Ayat 18-19: -
Ayat 20: -
Ayat 21: kata كَذَّبَ adalah fiil madhi dhamir هُوَ
Ayat 22: kata أَدْبَرَ adalah fiil madhi dhomir هُوَ
Ayat 23: kata حَشَرَ adalah fiil madhi dhomir هُوَ
Ayat 25: kata أَخَذَ adalah fiil madhi dhomir هُوَ .
Kata نَكَالَ adalah masdar dari kata نَكِلَ.
Dan kata الاٰخِرَةِ adalah isim fail muannats dari fiil madhi أَخرَ
Ayat 26: -
Ayat 27: kata خَلْقًا adalah masdar dari خَلَقَ
Ayat 28: kata رَفَعَ adalah fiil madhi dhomir هُوَ
kata سَمْكَ adalah masdar dari سَمَكَ
Ayat 29: kata أَغْطَشَ adalah fiil madhi dhomir هُوَ
kata أَخْرَجَ adalah fiil madhi dhomir هُوَ
Ayat 31: kata اَخْرَجَ fiil madhy
Ayat 33: kata مَتٰعًا adalah mashdar dari مَتَعَ. Kata اَنْعَامَ
Ayat 35: kata يَتَذَكَّرُ adalah fiil mudhari' dari تَذَكَّرَ
Ayat 36: kata بُرِّزَتِ adalah fiil madhy majhul dhamir هِيَ dari بَرَّزَ
Ayat 38: kata اٰثَرَ adalah fiil madhy
Ayat 40: kata النَّفْسَ adalah mashdar dari نَفَسَ
Ayat 42: kata يَسْئلُوْنَ adalah fiil mudhari dhomir هُمْ dari fiil madhi سَأَلَ
Ayat 43: kata ذِكْرٰ adalah masdar dari ذَكَرَ
Ayat 45: kata مُنْذِرُ adalah isim fail dari أَنْذَرَ
Ayat 46: kata يَلْبَثُوْا adalah fiil mudhari dhomir هُم dari لَبِثَ
Sent from Yahoo!7 Mail on Android
Kubis Terakhir
KUBIS TERAKHIR TANPA JUARA Masih banyak yang kurang tepat utamanya diterjemah ١. Mintalah oleh kalian (wanita jamak) untuk membaca! ٢. Membaca dengan tartil (perlahan) ٣. (Orang- orang muslim (perempuan ٤. Janganlah kalian (laki-laki) mencari-cari kejelekan orang lain ٥. Sesuatu yang di dapat (tunggal muannats) |
Kubis 9
Juara KUBIS 9 Selamat untuk Atik dari kelas 7-17 akhawat yang menjawab dengan benar dan cepat dalam waktu 9 menit. Kunci Jawaban نصر -- masdar dari نَصَرَ. Mudhori nya يَنْصُرُ يدخلون -- fiil mudhori dhomir hum dari fiil madhiy دَخَلَ سبّح -- fiil amr mufrod mudzakkar dari fiil madhy سَبَّحَ. Fiil mudhori يُسَبِّح حمد -- masdar dari حَمِدَُ استغفر-- fiil amr dari اِسْتَغْفَر |
PR Pekan 5 (Terakhir)
Waajibaat BISA Pekan 5 (terakhir) 1. Hafalan wazan beserta mauzun fiil majhul 6 bab tsulatys mujarrad dan 8 bab tsulatsy mazid (madhi - mudhari). Mauzun nya terserah bebas pilih kata apa saja 2. Silahkan tashrif Surat An Nazi'aat. Cara mengerjakannya sesuai yang ada di diktat bab 9 latihan tashrif. Pedoman pengerjaannya sudah dijelaskan di diktat. Tinggal diikuti saja. Cukup fiil yang shahih saja. Abaikan fiil mu'tal. ⛔⛔⛔ Untuk menghormati hari libur musyrif/ah dan muraqib/ah, tugas hanya boleh disetor hari minggu setelah muhadharah. Deadline tetap jumat depan pukul 18.00. |
Pemenang Pemanasan Pekan #5
Pemenang Pemanasan Pekan 5 , Jeihan Fikra Assegaf kelas 7-14 Akhawat.
Pemanasan gMateri Pekan
Apa itu fiil ma'lum
fiil ma'lum kata kerja aktif ( fiil yang diketahui pelakunya )
Apa itu fiil majhul
fiil majhul kata kerja pasif ( fiil yang tidak diketahui pelakunya )
Bagaiman rumus merubah fiil madhi ma'lum ↔ majhul
huruf pertamadi-dhammah-kan ( ُ ) ➕ huruf sebelum huruf terakhir di-kasroh-kan ( ِ )
Berikan contoh
⛅ Mujarad ⛅
Bab
ذَكَرَ
( telah mengingat/menyebut )
menjadi
ذُكِرَ
( telah diingat/disebut )
Bab
ضَرَبَ
( telah memukul )
menjadi
ضُرِبَ
( telah dipukul )
Bab
قَرَأَ
( telah membaca )
menjadi
قُرِأَ
( telah dibaca )
Bab
سَمِعَ
( telah mendengar )
menjadi
سُمِعَ
( telah didengar )
Bab
tidak bisa karena fiil lazim
Bab
حَسِبَ
( telah menghitung )
menjadi
حُسِبَ
( telah dihitung )
⛅Mazid⛅
Bab
عَلَّمَ عُلِّمَ
Bab
قاَتَلَ قُوْتِلَ
*note: setiap dhammah harus bertemu dengan waw sukun ( وْ ) jadi tidak berubah menjadi alif melainkan berubah menjadi waw sukun
Bab
أَرْسَلَ أُرْسِلَ
Bab
تَعَلَّمَ تُعُلِّمَ
Bab
تَكاَثَرَ تُكُوْثِرَ
Bab
اِسْتَمَعَ اُسْتُمِعَ
Bab
اِنْفَجَرَ اُنْفُجِرَ
Bab
اِسْتَغْفَرَ اُسْتُغْفِرَ
Bagaimana rumus merubah fiil mudhari ma'lum ↔ majhul
huruf pertama di-dhammah-kan ( ُ ) ➕ huruf sebelum huruf terakhir di-fathah-kan ( َ )
Berikan contoh
Mujarad
Bab
يَذْكُرُ
( sedang mengingat/menyebut )
menjadi
يُذْكَرُ
( sedang diingat/disebut )
Bab
يَضْرِبُ
( sedang memukul )
menjadi
يُضْرَبُ
( sedang dipukul )
Bab
يَقْرَأُ
( sedang membaca )
menjadi
يُقْرَأُ
( sedang dibaca )
Bab
يَسْمَعُ
( sedang mendengar )
menjadi
يُسْمَعُ
( sedang didengar )
Bab
tidak bisa karena fiil lazim
Bab
يَحْسِبُ
( sedang menghitung )
menjadi
يُحْسَبُ
( sedang dihitung )
⛅Mazid⛅
Bab
يُفَعِّلُ يُفَعَّلُ
Bab
يُفاَعِلُ يُفاَعَلُ
Bab
يُفْعِلُ يُفْعَلُ
Bab
يَتَفَعَّلُ يُتَفَعَّلُ
Bab
يَتَفاَعَلُ يُتَفاَعَلُ
Bab
يَفْتَعِلُ يُفْتَعَلُ
Bab
يَنْفَعِلُ يُنْفَعَلُ
Bab
يَسْتَفْعِلُ يُسْتَفْعَلُ
Kenapa fiil lazim tidak memiliki bentuk majhul
fiil lazim tidak bisa berubah ke bentuk majhul karena tidak memiliki objek sehingga tidak bisa dirubah ke bentuk pasif
Kubis 8
Terjemahkan kata bahasa arab dibawah ini kemudian sebutkan fi'il madhi (dhomir huwa)
١. سَبِّحِيْ
sabbihii
٢. مُخْتَلِفُونَ
mukhtalifuuna
٣. اِسْتَكْبَرْتُمْ
istakbartum
٤. لاَتَنَازَعُوا
laa tanaaza'u
٥. مُغْلَقٌ
mughlaqun
٦. يَبْتَدِءُ
yabtadi u
٧. تَكَاثُرًا
takaatsuron
٨. نَتَبَسَّمُ
natabassamu
٩. مُشْرِكِيْنَ
musyrikiina
١. مُهَاجِرِيْنَ
Muhaajiriina
✏ Jawaban harus ditulis ARAB untuk fi'il madhi..
Jaahiduu
Juara Kubis 8
Selamat utk akh hasanudin m kelas 7-13 ikhwan yg menjawab benar dlm waktu 21 menit.
Kupas Kubis
1. Bertasbihlah! (Kamu perempuan) سَبَّحَ
2. Orang-orang (laki-laki) yang berselisih (اِخْتَلَفَ)
3. Kalian (laki-laki) telah sombong (اِسْتَكْبَرَ)
4. Janganlah kalian (laki-laki) saling berselisih (تَنَازَعَ)
5. Yang ditutup (أَغْلَقَ)
6. (Dia laki-laki) sedang memulai (اِبْتَدَأَ)
7. Bermegah-megahan (تَكَاثَرَ)
8. (Kita) sedang tersenyum ( تَبَسَّمَ)
9. orang-orang musyrik (laki-laki) (أَشْرَكَ)
10. Orang-orang (laki-laki) yang berhijrah (هَاجَرَ)
PR Pekan #4
Al Wajibaat Pekan 4 PR 1. Hafalan 8 wazan Tsulatsiy Mazid (ishtilahiy saja) PR 2. Tashrif lengkap mauzun untuk setiap wazan tsulatsy mazid baik Ishtilahiy dan Lughawiy untuk kata berikut: BAB 1 BAB 2 BAB 3 BAB 4 BAB 5 BAB 6 BAB 7 BAB 8 ِ |
Kata Kerja Sehari-hari
# Kata Kerja Sehari-hari Seri 1 # Diambil dari Al Af'aalul Yaumiyyah oleh Ustadz Ahmad Hasan Baharun, Bangil. اِسْتَيْقَظَ - يَسْتَيْقِظُ - إِسْتِيْقَاظاً bangun tidur دَعَى – يَدْعُوْ - دُعَاءً berdoa قَامَ -يَقُوْمُ -قِيَامًا berdiri جَلَسَ - يَجْلِسُ - جُلُوْسًا duduk تَوَضَّأَ - يَتَوَضَّأُ - وُضُوْءً berwudhu صَلَّى – يُصَلِّى – صَلاَةً shalat غَسَلَ - يَغْسِلُ - غُسْلاً mandi اِسْتَحَمَّ - يَسْتَحِمُّ - إِسْتِحْمَامًا mandi لَبِسَ - يَلْبَسُ - لُبْسًا berpakaian جَاعَ - يَجُوْعُ - جُوْعًا lapar اَكَلَ - يَأْكُلُ - اَكْلاً makan اَفْطَرَ - يُفْطِرُ - إِفْطَارًا sarapan pagi تَغَدَّى – يَتَغَدَّى – غَدَاءً makan siang تَعَشَّى - يَتَعَشَّى - عَشَاءً makan malam شَبِعَ - يَشْبَعُ - شَبْعًا kenyang شَرِبَ - يَشْرَبُ - شُرْبًا minum خَرَجَ - يَخْرُجُ - خُرُوجًا keluar دَخَلَ - يَدْخُلُ - دُخُوْلاً masuk ذَهَبَ - يَذْهَبُ - ذِهَابًا pergi رَجَعَ - يَرْجِعُ - رُجُوْعًا pulang جَاءَ - يَجِيْئُ - مَجِيْئًا datang حَضَرَ - يَحْضُرُ - حُضُوْرًا hadir عَمِلَ – يَعْمَلُ - عَمَلاً bekerja فَعَلَ - يَفْعَلُ - فِعْلاً melakukan / berbuat تَعَلَّمَ - يَتَعَلَّمُ - تَعَلُّمًا mempelajari سَأَلَ - يَسْئَلُ - سُؤَالاً bertanya اَجَابَ - يُجِيْبُ - إِجَابَةً menjawab عَلِمَ - يَعْلَمُ - عِلْمًا mengetahui فَهِمَ - يَفْهَمُ - فَهْمًا memahami عَرَفَ - يَعْرِفُ - مَعْرِفَةً mengenal لَعِبَ - يَلْعَبُ - لِعْبًا bermain جَرَى – يَجْرِي – جَرْيًا berlari مَشَى – يَمْشِي – مَشْيًا berjalan نَظَرَ - يَنْظُرُ - نَظْرًا melihat نَعَسَ - يَنْعَسُ - نَعْسًا mengantuk نَامَ - يَنَامُ - نَوْمًا tidur Udah Hafal semua? |
Kubis 7
Juara KUBIS 7 Selamat untuk Ukh Khadija Baraja Kelas 7-14 Akhawat yang menjawab benar dalam waktu 4 menit. Tentukan fiil madhi (dhamir huwa) dari kata berikut ini: ١. اِسْتَحْسَـنَّ (istahsanna) - اِسْتَحْسَنَ ٢. أُشَاوِرُ (usyaawiru) - شَاوَرَ ٣. فَرِّحِيْ (farrihii) - فَرَّحَ ٤. لاَتُشْرِكُوا ( laa tusyrikuu) - أَشْرَكَ ٥. مُتَكَافَلَةٌ (mutakaafalatun ) - تَكَافَلَ ٦. إِصْلاَحًا (ishlaahaan ) - أَصْلَحَ ٧. مُرْسِلُونَ (mursiluuna ) أَرْسَلَ ٨. نُبَلِّغُ (nuballighu ) بَلَّغَ ٩. اِقْتَرَبْنَ ( iqtarobna ) - اِقْتَرَبَ ١٠. مُنْفَجِرَيْنِ. (Munfajiraini ) - اِنْفَجَرَ |
Wazan
Kenapa wazan sharaf menggunakan kata فَعَلَ ? Untuk yang pernah belajar sharaf, pasti tau bahwa wazan tashrif menggunakan kata fa'ala.. pada tutorial ilmu sharaf yang kami buat pun kami gunakan wazan fa'ala..tapi pernahkah kita bertanya, kenapa dipilih kata ini?? mari kita simaka jawabannya: Apa itu wazan sharaf (tashrif)? Standar (rumus) yang ditetapkan ulama sharaf untuk mengetahui kondisi susunan kata Apa faidah wazan? Menjelaskan kondisi kata serta perubahannya, kata pokok dan tambahannya, dengan ungkapan paling ringkas dan lafadz termudah Kenapa Ulama Sharaf menjadikan kata "فَعَلَ " yang memiliki arti "telah melakukan" sebagai rumus perubahan (tashrif)? Kata yang dapat berubah dan memiliki banyak bentuk perubahan adalah fiil dan isim yang terkait dengannya Unsur penyusun ( ف ع ل ) adalah unsur yang paling sempurna dan paling umum. Setiap kejadian / perbuatan disebut dengan fi'il Makhroj huruf ada tiga : tenggorokan (halq), lidah (lisan) dan dua bibir (syafatain). Kata فَعَلَ meliputi semua makhroj dimana ف syafatain, ع tenggorokan, dan ل lidah. Karena kata فَعَلَ termasuk tsulasy (terdiri dari 3 kata) sedangkan jenis tsulats adalah lafadz arab yang paling banyak digunakan. Karena kalau diambil kata dari jenis ruba'iy dan khumasy sebagai rumus, tidak memungkinkan untuk jenis tsulatsy kecuali dengan membuang 1 atau 2 huruf sedangkan menambah lebih mudah dari mengurangi. * disarikan dari Diktat Kuliah Ilmu Sharaf 1, Al Maadinah International University "Akhukum fillah" Khairul Umam Al Batway |
Juara Pemanasan Pekan 4
Juara Pemanasan Pekan 4 Selamat untuk Khadija Baraja dari 7-14 Akhawat Pemanasan Pekan 4 1. Apa itu tsulatsy mazid? 2. Sebutkan 3 macam tsulatsy mazid! 4. Ada berapa wazan tsulatsy mazid? 5. Sebutkan 8 wazan penting tsulatsy mazid! 6. Bagaimana cara membedakan tsulatsy mazid dengan rubaiy mujarrad atau rubaiy mazid yang memiliki jumlah huruf yang sama? Khodijah baraja, 7-14 |
Sekilas Nahnu
KUBIS malam ini seru ya? sengaja dibikin pertanyaan yang akan menimbulkan pertanyaan lagi. Walhasil, semuanya serempak nanya, "Apa kabar nahnu?" berikut penjelasannya. SIlahkan disimak:
TANYA: Ustadz, ana masih bingung dengan mashdar, emang gada tahsrifnya ya? Misalkan kalau untuk dhamir ana apa ya?
JAWAB:
Pertama, harus dicatat kembali, bahwa tashrif isim beda gan dengan tashrif fi'il. Tashrif fi'il itu perubahannya berdasarkan kata ganti (huwa – nahnu) sedangkan tashrif isim itu perubahannya berdasarkan jumlah dan jenis. Catet mas gan!
Kedua, perlu dicatat lagi kalau mashdar ini sifatnya sama'iy, artinya berdasarkan apa yang kita dengar dari orang Arab. Jangan bosen nyatet mbak gan!
Ketiga, secara logika, berbeda dengan isim fa'il dan isim maf'ul, mashdar ini gak bisa ditashrif berdasarkan jenis dan jumlah secara serampangan.
Misalnya mashdar dari kata نَصَرَ pan نَصْرًا . Apa artinya? Pertolongan kan?. Nah, apakah bisa Kita membuat kalimat seperti; Saya pertolongan, Kamu pertolongan, dia pertolongan? Apa maksudnya bang? Gada! :p
Beda dengan isim fa'il dan isim maf'ul. Kan bisa dipahami kalau kita mengatakan Saya penolong, dia, kamu, kami, penolong. Atau untuk isim maf'ulnya, bisa dikatakan; saya, kamu, kami, dia ditolong.
TANYA LAGI: Ooo ya ya.. faahim ustadz.. Sekarang untuk isim fa'il dan isim maf'ul ustadz.. Kalau untuk dhamir nahnu yang mana?
JAWAB:
Nah, Kita liat lagi kaidahnya, isim fa'il dan isim maf'ul itu berdasarkan jenis dan jumlah pan ya neng dan abang sekalian?
Kalau nahnu itu jumlahnya apa saudara-saudara?
Bisa tatsniyah dan bisa jamak om.. karena yang namanya kami, berdua (tatsniyah) atau lebih dari dua (jamak) sama-sama nahnu.
Kalau dari sisi jenisnya, nahnu itu jenisnya apa saudari-saudari?
Bisa mudzakkar dan muannats om.. Karena Kami itu bisa semuanya laki-laki, semuanya muannats, atau kombinasi dari keduanya.
Kesimpulannya gimana?
Kesimpulannya, nahnu itu bisa:
نحن ناصران
نحن ناصرون
نحن ناصرتان
نحن ناصرات
Tergantung konteks kalimat atau keadaan sebenarnya. Fahimtum? Yang paham dapet cendol, yang gak paham kasih bata merah! :) Barakallahu fiikum wama'akumunnajaah. Jaahiduu!!
Kubis 6
Juara KUBIS 6 Selamat untuk ukh Esti Oktora Kelas 7-9 Akhawat yang menjawab dalam waktu 22 menit. KUPAS KUBIS Tuliskan bahasa arab Untuk kata berikut 1. Mereka(laki2) telah beramal ➖ عَمِلُوْا Catatan : |
PR Pekan 3
1. PR hafalan. Wazan tahsrif lughawi dari fi'il madhi hingga fi'il nahiy. Boleh pilih pake wazan atau mauzun. Boleh pilih bab apa saja selain bab 5. Cukup 1 kata saja.
2. PR Tulisan. Mohon tashrif lughawi lengkap (madhi-nahiy) kata berikut:
Bab 1: طَلَبَ
Bab 2: َكَسَب
Bab 3: جَعَلَ
Bab 4: كَرِهَ
Bab 5 :جَمُلَ
Bab 6: حَسِبَ
Seperti biasa setoran hafalan ke grup kecuali akhawat ke musyrifah masing-masing. Pr tulisan ke email asdos dan bisaikhwan7@gmail.com atau bisaakhawat7@gmail.com dengan format: nama - kelas - Waajibaat Pekan 3
Tugas baru boleh dikumpulkan Minggu, pukul 17.30
Jawaban Pemanasan Pekan#3
1. Apa itu tashrif lughawi?
Di dalam ilmu sharaf, kita mengenal ada dua macam tashrif, yaitu tashrif istilahiy dan tashrif lughowi.
Tashrif istilahiy adalah perubahan kata dari satu bentuk ke bentuk yang lain misalnya fiil madhi ke fiil mudhori ke bentuk masdar, dll
Tashrif lughowi adalah perubahan kata untuk bentuk kata yang sama ttapi ditinjau dari isim dhamirnya untuk fiil dan jenis dan jumlahnya untuk isim
2. Kenapa tashrif lughawi fiil madhi dan mudhari ada 14?
Seperti yang diketahui bahwa terdapat 14 isim dhamir, dimulai dari huwa-huma-hum-hiya-huma-hunna-anta-antuma-antum-anti-antuma-antunna-ana-nahnu
Untuk tashrif fi'il madhi dan fi'il mudhari' mengikuti isim dhamir, sehingga jumlahnya ada 14
3. Kenapa tashrif lughawi fi'il amar dan fi'il nahiy hanya untuk 6 dhamir saja?
tashrif untuk Fi'il mengacu kepada isim dhamir
fi'il amar dan fi'il nahi merupakan kata perintah yang ditujukan untuk kata ganti orang kedua.
Di dalam bahasa Arab kata ganti orang kedua ada 6 yaitu: anta-antuma-antum-anti-antuma-antunna, sehingha tashrif fi'il amar dan nahiy hanya ada 6
4. Kenapa fiil nahiy tidk disebut dalam pembagian fiil?
Fi'il nahi merupakan bentuk kata perintah larangan kepada orang ketiga
Implikasinya adalah dengan adanya kata larangan tersebut, orang kedua tersebut tidak melakukan suatu kegiatan.
5. Apakah tashrif lughawi isim fail dan isim maf'ul hanya untuk dhamir huwa - hunna saja?
Benar
Berdasarkan jumlah dan jenisnya.
6. Kenapa mashdar tidak disebutkan tashrif lughawinya?
mashdar memiliki perubahan bentuk kata yang tidak beraturan dan perubahannya tidak berdasarkan dhamir, dengan kata lain tidak memiliki rumus, sehingga tidak disebutkan tashrif lughawinya.
mashdar sendiri berdasarkan sima'i atau mendengar langsung dari perkataan orang Arab, sehingga untuk mendapatkan mashdar yang sesuai harus melihat kamus
7. Apakah sifat musyabbahah tidak memiliki tashrif lughawi?
Sifat musyabbahah adalah sifat yang menyerupai isim fa'il.
seperti kita ketahui bahwa bab 5 tidak memiliki isim fa'il, isim maf'ul, fi'il amar, dan fi'il nahi.
Namun, bab 5 punya sifat musyabbahah tersebut yang tidak dimiliki oleh bab yang lainnya.
Sifat musyabbahah tidak memiliki tashrif lughowiy artinya berbeda2 dari kata di bab 5 yang satu dengan yang lainnya, namun demikian wazannya secara umum yang paling banyak adalah adalah fa'iilun.
Contoh:
dari kata qoruba yang artinya dekat, memiliki musyabbahab qoriibun
8. Apa manfaat memahami tahrif lughawi?
Manfaat:
mengetahui perubahan kata utuk setiap bentuk berdasarkan kesesuaiannya dengan keadaan yang tepat.
Terutama terkait dengan isim dhamir, jumlah orang, dan jenisnya.
9. Apakah sifat musyabbahah hanya khusus untuk bab 5?
Iya, lihat jawaban nomor 7 untuk penjelasan.
10. Apakah mashdar untuk setiap fiil hanya satu saja?
Mashdar didasarkan pada sima'i orang Arab atau perkataan orang Arab, sehingga bisa jadi bentukan mashdar dari fi'il tidak hanya satu, bisa saja lebih.
Contoh kata kimaalan, kamaalan dari kata kamula
Mashdar PR Pekan 2
Mashdar berdasar kamus al munawir dan ma'ani ١. سَلِمَ ---> سَلاَمًا..... سَلاَمَةً ٢. كَتَمَ ---> كِتَامًا ... كُتُومًا ... كَتْمًا ... كِتْمَانًا ٣. مَنَعَ ---> مَنْعًا ٤. كَذِبَ ---> كِذْبًا ... كَذِبًا ... كِذَابًا ... كِذْبَةً ... كِذَّابًا ٥. ثَقُلَ ---> ثِقَلاً ... ثَقَالَةً ٦. حَسِبَ ---> حِسْبَانًا ... حُسْبَانًا ... مَحْسَبَةً |
Kubis 4
Juara Kubis 4 Selamat untuk ukh Nurul Aulia dari 7-17 Akhawat yang berhasil menjawab benar dalam waktu 9 menit dan tidak terkecoh dengan يعظم KUPAS KUBIS 1. Tentukan fiil madhi dari kata berikut: كاَرِهٌ : كَرِهَ يَضْعُفُ : ضَعُفَ 2. Tentukan Fiil Mudhari dari Kata berikut: طُلُوعًا : يَطْلُعُ / يَطلَعُ (akan diteliti ulang) مَعْرِفَةً : يَعْرِفُ 3. Tentukan mashdar dari kata berikut: لاَ تَسْكُنْ : سُكُونًا / سَكَنًا شَرَحَ : شَرْحًا لاَتَرْفَعْْ : رَافِعٌ و مَرْفُوْعٌ يَعْظُمُ : tidak ada 5. Tentukan fiil amar dan fiil nahiy dari kata berikut: يَجْهَرُ : اِجْهَرْ و لَاتَجْهَرْ نَدِم : اِنْدَمْ و لَاتَنْدَمْ |
KUBIS Pekan #2
juara kubis pekan2 Selamat ukh rini indriani kelas 7-23 akhawat berhasil menjawab dengan tepat dan cepat dalam waktu ⏰ 3 menit. kupas kubis Soal Kubis Tentukan fiil mudhori dari kata berikut: 2. رُجُوعًا. يَرْجِعُ 3. قَرِيْبًا. يَقْرُبُ Tentukan fiil madhi dari kata berikut 4. لاَتَمْنَعْ. مَنَعَ 5. حِفْظًا. حَفِظَ 6. مَلْعُوبٌ. لَعِبَ Tentukan mashdar dari kata berikut 7. يَشْهَدُ شَهَادَةً 8. رَاكِعٌ. رُكُوْعًا 9. يَقْتُلُ. قَتْلاً 10. كَمِيْلٌ. كِمَالاً (di diktat) |
Soal Pemanasan Pekan #2
1. Apa itu tashrif? 2. Apa itu wazan? 3. Apa itu tsulatsy mujarrad? Sebutkan 3 contoh! 4. Apa itu tsulatsy mazid? Sebutkan 3 contoh! ✏ Tsulatsi mazid adalah kelompok Contoh ; 5. Apa yang dimaksud dengan rumus "batu kali mana bisa turun sendiri" atau "aku yakin hanya dia untukku kini"? ✏ Rumusan untuk mempermudah menghapal tsulatsi mujarrod menggunakan kalimat bantu "BATU 6. Apa yang dimaksud dengan rumus "Ujub diri bisa hina diri"? 7. Apa yang dimaksud dengan rumus "aku makin sayang sama abi"? 8. Bagaimana cara mengetahui suatu fi'il masuk bab 1, 2, dst? 9. Kenapa bab 5 tidak memiliki isim fail, maful, fiil amar dan fi'il nahiy? |